Deretan Kue Khas Pulau Seribu, Nama Unik dan Rasa Lezat

spot menarik Pulau Lancang
Spot Menarik Pulau Lancang, Sayang Bila Dilewatkan
Mei 19, 2021
Jejak sejarah di Pulau Seribu
Wisata Pulau Matahari yang Indah di Kepulauan Seribu
Mei 20, 2021
Show all

Deretan Kue Khas Pulau Seribu, Nama Unik dan Rasa Lezat

kue khas Pulau Seribu

Hampir setiap daerah di Indonesia mempunyai makanan khas dengan rasa unik. Salah satunya adalah Pulau Seribu. Terdapat beberapa kue khas Pulau Seribu dengan rasa lezat. Bahkan namanya unik.

Tempat ini terkenal akan keindahan panorama alamnya. Juga pemandangan bawah laut cantik dan unik. Kuliner khas dari tempat tersebut juga turut terkenal dan menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Kue khas dapat disantap sambil bersantai menikmati pemandangan alam di tempat tersebut. Hati senang, perut kenyang. Selain itu, harga kue juga lebih murah daripada makanan berat sehingga ramah di kantong.

Kue tersebut bisa disantap ditemani dengan minuman segar. Menyantap makanan ringan sambil melihat matahari terbenam di pantai juga akan membuat liburan lebih menyenangkan dan berkesan.

Peler Bedebu, Kue Khas Pulau Seribu serupa Bola Pingpong

kue khas Pulau SeribuPeler bedebu merupakan kue tradisional dengan bentuk bulat dan tekstur lunak. Rasanya manis dan cocok disantap sambil menikmati pemandangan pulau Seribu yang cantik. Terbuat dari bahan utama ubi.

Bentuk dan rasa kudapan tersebut mirip dengan klepon. Nama Peler bedebu diambil dari hasil candaan masyarakat Pulau Seribu. Tekstur lunak dan bentuk kudapan menjadi bahan candaan sehingga muncul nama Peler bedebu.

Meski merupakan kudapan khas, Peler bedebu tidak bisa dijumpai setiap waktu. Masyarakat tidak membuatnya setiap hari karena keterbatasan bahan. Bahan-bahan tidak selalu tersedia setiap hari.

Bahan-bahan yang diperlukan diantaranya adalah tepung ketan, ubi, gula merah dan ampas kelapa parut. Tidak semuanya bisa didapatkan dengan mudah. Ada beberapa bahan harus dibeli di Jakarta.

Kue khas Pulau Seribu ini cukup diminati ketika bulan Ramadhan tiba. Sehingga banyak masyarakat yang membuat kudapan tersebut ketika bulan puasa. Sedangkan pada hari biasa jarang diproduksi.

Umumnya, nama suatu kuliner dibuat dengan filosofi khusus. Namun, Peler bedebu justru berasal dari sebuah candaan sehingga nama kudapan ini cukup unik. Rasanya yang lezat juga menjadi incaran wisatawan.

Kudapan mungil ini bisa dibawa kemana-mana dengan mudah. Anda bisa membawanya untuk dimakan ketika bersantai di pantai. Sambil menikmati semilir angin dan pemandangan deburan ombak di laut.

Selain itu, juga bisa dinikmati sambil bersantai di Taman Nasional Pulau Seribu. Pemandangan di lokasi tersebut tidak kalah cantiknya dengan pemandangan laut. Bahkan terdapat beberapa spot foto yang bisa mempercantik feed instagram.

Janda Mengandang, Kue Khas Pulau Seribu dengan Sirup Gula Merah

Kudapan ini terbuat dari beberapa bahan yang mirip dengan Peler bedebu. Namun tentu rasanya berbeda dengan Peler bedebu. Kue tersebut cukup mudah dibuat. Bahkan Anda bisa mencobanya sendiri di rumah.

Bahan yang dibutuhkan adalah tepung beras, sagu dan ampas kelapa. Cukup dengan mencampurkan semua bahan tersebut lalu dikukus. Setelah matang, kudapan ini bisa dikreasi dengan menambahkan topping.

Kue khas Pulau Seribu satu ini biasa disajikan bersama dengan air gula merah. Air gula merah bisa memperkaya rasa Janda mengandang sehingga menjadi lebih enak dan nikmat.

Kudapan ini disebut Janda mengandang karena terdapat sejarah dibaliknya. Berbeda dengan Peler bedebu yang namanya didapat dari candaan masyarakat wilayah tersebut. Seperti namanya, janda, sejarah kudapan ini berasal dari kisah janda.

Pada zaman dahulu, di Pulau Panggang banyak dihuni oleh masyarakat beragama Islam. Sehingga terdapat kudapan yang diolah berdasarkan aturan dari agama terkait. Salah satunya adalah Janda mengandang.

Dalam agama Islam, perempuan yang telah menjadi janda diwajibkan untuk menjalani masa Iddah. Berbeda dengan laki-laki, tidak perlu melaksanakan kewajiban tersebut. Iddah adalah larangan untuk keluar rumah.

Masa Iddah berlangsung selama kurang lebih 100 hari. Selama waktu itu, perempuan harus tetap berada di dalam rumah. Karena cukup lama, perempuan bisa bosan karena harus berdiam diri di rumah.

Oleh sebab itu, masyarakat menciptakan kegiatan khusus untuk seorang janda. Yakni membuat kue. Kudapan tersebut dibuat dengan menumbuk beras menjadi tepung lalu diberi parutan kelapa dan garam.

Setelah itu dikukus. Setelah matang, disajikan dengan sirup gula merah. Tujuannya agar kue menjadi lebih manis. Karena makanan ini dibuat oleh janda, maka disebut Janda mengandang.

Regas, Kue Khas Pulau Seribu dengan Bentuk Cantik

Bentuk kudapan ini serupa dengan bunga matahari. Hal ini karena warnanya kuning dan mempunyai bulatan di bagian tengah. Makanan yang cantik dilihat mata dengan rasa manis.

Jika kudapan lain mempunyai tekstur lunak dan lembut, kue ini justru bertekstur renyah. Sangat cocok bagi anak muda yang ingin makan kudapan manis namun tekstur renyah. Padahal umumnya makanan asin yang bertekstur keras.

Kue khas Pulau Seribu ini terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, santan, kacang hijau dan gula putih. Gula putih ini membuat makanan tersebut menjadi manis.

Kacang hijau dan gula putih diletakkan pada bagian bulatan kue. Makanan ringan yang cantik, renyah dan manis. Kudapan cocok disantap ketika siang hari yang terik.

Selain Regas, terdapat kudapan lain yang juga manis. Yaitu kue Podeng. Terbuat dari tepung terigu, air kelapa dan gula putih. Jika menu lain diolah dengan cara dikukus, menu ini justru dipanggang.

Cara memasak yang berbeda tentu menghasilkan rasa berbeda pula. Kue khas Pulau Seribu ini mempunyai bentuk bulat seperti apem. Anda akan mendapatkan rasa manis ketika mencicipi makanan tersebut.

Terdapat beberapa makanan yang mirip antara satu daerah dengan daerah lain. Namun, rasa yang ditawarkan tentu berbeda. Hal ini karena setiap daerah mempunyai rasa khas masing-masing.

Roket, Kue Khas Pulau Seribu berisi Ikan

Kudapan ini mempunyai bentuk mirip combro. Namun, berbeda dalam segi isian. Kue Roket berisi ikan dengan adonan dari singkong. Pulau Seribu memiliki wilayah laut luas sehingga banyak makanan yang terbuat dari ikan.

Anda tidak hanya bisa mengonsumsi ikan sebagai lauk, tetapi juga dalam bentuk kue. Makanan tersebut tidak hanya lezat di lidah tetapi juga bisa mengenyangkan perut.

Apabila merasa lapar ketika jalan-jalan siang hari di kawasan ini, Anda bisa mencoba makan kue Roket. Makanan tersebut bisa mengganjal rasa lapar bila belum waktunya bagi Anda untuk makan siang.

Berwisata kuliner untuk mencari kue khas tempat ini bisa dilakukan dalam beberapa cara. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk bisa mendapatkan kudapan khas tersebut.

Mengamati Tren Makanan Khas Pulau Seribu di Media Sosial

Banyak orang berkunjung ke tempat wisata ini kemudian mengunggah foto di media sosial. Banyak pula dari mereka mengunggah makanan khas beserta informasinya. Anda bisa mengikuti informasi penjual makanan dari postingan tersebut.

Mencari Makanan Khas di Pasar Tradisional

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan berbagai kudapan khas tempat ini adalah dengan mengunjungi pasar tradisional. Di pasar tradisional Anda akan menjumpai berbagai macam makanan khas.

Apabila ingin mendapatkan jajanan tradisional di kawasan ini, Anda dapat menghubungi kami di (021)29461292 (Pulau Seribu Traveling). Kami menghadirkan layanan wisata dengan berbagai paket menarik. Anda bisa memilih sesuai keinginan.

Berburu makanan khas suatu tempat wisata adalah kegiatan yang menyenangkan dan mengenyangkan. Terdapat berbagai macam kue khas Pulau Seribu yang bisa dicoba mulai dari Peler bedebu sampai kue roket.

Comments are closed.

error: mohon maaaf untuk tidak copy ya